Travel from Bandung to Phi Phi Island. Low season! [Part 1]
Goresan pena gak akan mampu gambarin keindahan surga
dunia yang satu ini. Selalu ada hal yang menarik sukma dan menggoda raga untuk
bisa kembali ke Phi Phi Island, Phuket, Thailand.
Heaven on earth ini bahkan pernah menjadi movie set-nya The Beach yang dibintangi aa Leonardo DiCaprio. Bukan cuma itu aja, film James Bond tahun 70-an itu juga pernah shooting disini lho!. See? Pelaku industri film kanca internasional pun tertartik untuk mengeksplorasi dan mengangkat eksotisme Phi Phi Island di layar lebar.
Heaven on earth ini bahkan pernah menjadi movie set-nya The Beach yang dibintangi aa Leonardo DiCaprio. Bukan cuma itu aja, film James Bond tahun 70-an itu juga pernah shooting disini lho!. See? Pelaku industri film kanca internasional pun tertartik untuk mengeksplorasi dan mengangkat eksotisme Phi Phi Island di layar lebar.
![]() |
| Images via http://www.americantourister.com.au |
![]() |
| Images via http://phuchadavillasphuket.blogspot.co.id |
Selasa, 24 Oktober 2017 yang lalu aku juga pergi
kesana guys. Bukan buat shooting film, bukan juga buat ngerayain
hari brojol alias ulang tahun, tapi iseng aja pengen ngabisin duit.
Gak ngabisin duit deng, Oktober ini masuk low season di Phuket! Jadi aman.
Gak ngabisin duit deng, Oktober ini masuk low season di Phuket! Jadi aman.
And this is how did
i get there from Bandung!
Bandung to Bandara Internasional Soekarno Hatta
Kepergianku ke Phuket berawal dari terminal Leuwipanjang,
Bandung. Bukan! Bukan terbang langsung dari Leuwipanjang ke Phuket. Juga bukan
terbang dari Husein. Kalo kamu cus langsung dari bandara Husein Sastranegara
Bandung, kamu bisa ngabisin minimal 12juta untuk terbang PP Bandung - Phuket. And me? Aku tetep milih terbang dari bandara Soetta ke Phuket karena memang tiketnya jaaauh
lebih murah. Kamu cuma perlu ngeluarin seenggaknya 3.5juta untuk penerbangan PP
Jakarta - Phuket. Jadi uangnya mending dipake buat ongkos Bandung – Bandara
Soekarno Hatta dulu yang total cuma 200k daripada ongkos PP Bandung – Phuket yang
total 12jutaan kan? :)
Siang itu aku berangkat dengan Citra. Kami adalah
duo kebo. Kami menganut prinsip "Get to
sleep early & wake up later. Or go
to bed later, and wake up much laterrr." Prinsip kami tersebut tentu mendorong kami untuk
nginep dulu di hotel deket bandara Soekarno Hatta biar nantinya gak ketinggalan
flight. Hotel yang kami pilih yaitu
hotel Permata Bandara, Tangerang. Harganya murah, nyaman, dapet sarapan, dapet juga
free shuttle untuk antar/jemput ke bandara
yang jarak tempuhnya cuma 30 menitan dari hotel. Nah buat nyampe ke hotel itu,
aku & Citra pake bis Primajasa jurusan Bandung-Kalideres dari terminal
Leuwipanjang dan menghabiskan waktu sekitar 3.5 jam. Ongkosnya cuma 70k kalo
gak salah. Sebenernya kami bisa aja pergi pake travel dari Bandung dengan
tujuan langsung ke bandara dengan ongkos 170k, tapi saat itu kami mau nginep
dulu di Tangerang kan, jadi yaaa akan jauh lebih irit kalo kami ngeteng (naik turun transportasi umum). Sesampainya
di terminal Kalideres, kami memanfaatkan kemajuan teknologi yaitu mobil online murah yang mampu mengangkut kami
beserta dawegan, hui, jagong, dan hayam jago, menuju ke hotel.
Bandara Internasional Soekarno Hatta to Phuket International
Airport
Setelah bermalam dan beristirahat di hotel, besok paginya kami pun berangkat menuju terminal 2D bandara Soekarno Hatta. Sesungguhnya jadwal flight kami adalah jam 9 pagi, tapi waktu itu kami udah nongkrong di bandara sekitar jam 5.30. Sah-sah aja sih kalo kamu stay lebih awal di bandara, biar bisa nontonin pesawat geugeuleuyeungan kan. Nah setelah dingin-dinginan dan kenyang liat pesawat di bandara selama kurang lebih 3 jam, akhirnya kami take off dan transit di Kuala Lumpur pukul 12 siang. Sekitar pukul 1 siang kami cus lagi deh ke Phuket, dan pesawat kami landed jam 2.45 sore. And tadaaaa welcome to Phuket International Airport!.
p.s.: Perjalanan Soetta-Phuket itu melewati negara yang berbeda-beda untuk transit. Tergantung pada maskapai apa yang kita pilih. Waktu itu aku pakai Air Asia, transit di KL, dan lanjut pakai Thai Lion Air menuju Phuket. Tapi kalo kamu pakai maskapai lain, bisa jadi kamu transit di Singapore, atau pun Bangkok.
Setelah bermalam dan beristirahat di hotel, besok paginya kami pun berangkat menuju terminal 2D bandara Soekarno Hatta. Sesungguhnya jadwal flight kami adalah jam 9 pagi, tapi waktu itu kami udah nongkrong di bandara sekitar jam 5.30. Sah-sah aja sih kalo kamu stay lebih awal di bandara, biar bisa nontonin pesawat geugeuleuyeungan kan. Nah setelah dingin-dinginan dan kenyang liat pesawat di bandara selama kurang lebih 3 jam, akhirnya kami take off dan transit di Kuala Lumpur pukul 12 siang. Sekitar pukul 1 siang kami cus lagi deh ke Phuket, dan pesawat kami landed jam 2.45 sore. And tadaaaa welcome to Phuket International Airport!.
p.s.: Perjalanan Soetta-Phuket itu melewati negara yang berbeda-beda untuk transit. Tergantung pada maskapai apa yang kita pilih. Waktu itu aku pakai Air Asia, transit di KL, dan lanjut pakai Thai Lion Air menuju Phuket. Tapi kalo kamu pakai maskapai lain, bisa jadi kamu transit di Singapore, atau pun Bangkok.
Yes!!! Sedetik setelah mendarat, aku baru sadar bahwa penumpang
di pesawat kami tadi hampir 80% di antaranya adalah orang kulit putih. Susah
emang nyari orang Asia. Apalagi orang Indonesia yang dateng ke Phuket selain musim
liburan gitu. Dan mungkin nih, mungkin, orang Indonesia lebih suka dateng ke
Bangkok, dibandingin ke Phuket kalo lagi ke Thailand. Terutama buat mereka yang mau wisata
belanja. Karena mungkin kalo buat wisata bahari mah, banyak yang lebih milih dalam negeri aja. Karena kita masih punya
banyak pulau, dan pantai indah yang gak akan abis untuk dieksplorasi di
Indonesia. But anyway guys!
Perjalanan Jakarta – Phuket yang total menghabiskan waktu sekitar 5 jam tadi bikin aku ingin buang air kecil juga lho. Cepet-cepetlah kami berburu toilet ikutin para turis kulit putih itu. And TADAAAA toilet nya lucu bangeeeet, bersih, dindingnya dihias wallpaper bernuansa pantai. Tapi PUNTEN, gak bisa cebok :”( rasanya ingin buru-buru menyucikan diri di hotel yang udah kami booking di daerah Patong deh :”)
Cek lanjutannya di Phi Phi Islands and its Beauty [Part 2]
Perjalanan Jakarta – Phuket yang total menghabiskan waktu sekitar 5 jam tadi bikin aku ingin buang air kecil juga lho. Cepet-cepetlah kami berburu toilet ikutin para turis kulit putih itu. And TADAAAA toilet nya lucu bangeeeet, bersih, dindingnya dihias wallpaper bernuansa pantai. Tapi PUNTEN, gak bisa cebok :”( rasanya ingin buru-buru menyucikan diri di hotel yang udah kami booking di daerah Patong deh :”)
Cek lanjutannya di Phi Phi Islands and its Beauty [Part 2]





Komentar
Posting Komentar